Archive for May, 2008

Heal The World Lyrics

Thursday, May 29th, 2008

Heal The World, by Michael Jackson

There’s a place in your heart, and I know that it is love

And this place could be much brighter than tomorrow

And if you really try, you’ll find there’s no need to cry

In this place you’ll feel, there’s no hurt or sorrow

There are ways to get there

If you care enough for the living

Make a little space, make a better place

* Heal the world make it a better place

For you and for me and the entire human race

** There are people dying if you care enough for the living

Make a better place for you and for me

If you want to know why, there’s a love that cannot lie

Love is strong, it only cares for joyful giving if we try

We shall see in this bliss, we cannot feel fear or dread

We stop existing and start living

Then it feels that always love’s enough for us growing

So make a better world, make a better world

[Repeat * , **]

And the dream we were conceived In will reveal a joyful face

And the world we once believed in will shine again in grace

Then why do we keep strangling life wound this earth crucify

Its soul though it’s plain to see this world is heavenly be God’s glow

We could fly so high let our spirits never die in my heart

I feel you are all my brothers create a world with no fear

Together we’ll cry happy tears see the nations turn

Their swords into plowshares

We could really get there if you cared enough for the living

Make a little space, to make a better place

[Repeat * , ** , * , **]

[Repeat * , ** , ** , **]

You and for me (x11)

Tuhan Sembilan Senti

Wednesday, May 28th, 2008

Tuhan Sembilan Senti
Oleh Taufiq Ismail

Indonesia adalah sorga luar biasa ramah bagi perokok,
tapi tempat siksa tak tertahankan bagi orang yang tak
merokok,

Di sawah petani merokok,
di pabrik pekerja merokok,
di kantor pegawai merokok,
di kabinet menteri merokok,
di reses parlemen anggota DPR merokok,
di Mahkamah Agung yang bergaun toga merokok,
hansip-bintara-
perwira nongkrong merokok,
di perkebunan pemetik buah kopi merokok,
di perahu nelayan penjaring ikan merokok,
di pabrik petasan pemilik modalnya merokok,
di pekuburan sebelum masuk kubur orang merokok,

Indonesia adalah semacam firdaus-jannatu- na’im
sangat ramah bagi perokok,
tapi tempat siksa kubur hidup-hidup bagi orang yang
tak merokok,

Di balik pagar SMU murid-murid mencuri-curi merokok,
di ruang kepala sekolah ada guru merokok,
di kampus mahasiswa merokok,
di ruang kuliah dosen merokok,
di rapat POMG orang tua murid merokok,
di perpustakaan kecamatan ada siswa bertanya
apakah ada buku tuntunan cara merokok,

Di angkot Kijang penumpang merokok,
di bis kota sumpek yang berdiri yang duduk
orang bertanding merokok,
di loket penjualan karcis orang merokok,
di kereta api penuh sesak orang festival merokok,
di kapal penyeberangan antar pulau penumpang merokok,
di andong Yogya kusirnya merokok,
sampai kabarnya kuda andong minta diajari pula
merokok,

Negeri kita ini sungguh nirwana
kayangan para dewa-dewa bagi perokok,
tapi tempat cobaan sangat berat
bagi orang yang tak merokok,

Rokok telah menjadi dewa, berhala, tuhan baru,
diam-diam menguasai kita,

Di pasar orang merokok,
di warung Tegal pengunjung merokok,
di restoran di toko buku orang merokok,
di kafe di diskotik para pengunjung merokok,

Bercakap-cakap kita jarak setengah meter
tak tertahankan asap rokok,
bayangkan isteri-isteri yang bertahun-tahun
menderita di kamar tidur
ketika melayani para suami yang bau mulut
dan hidungnya mirip asbak rokok,

Duduk kita di tepi tempat tidur ketika dua orang
bergumul
saling menularkan HIV-AIDS sesamanya,
tapi kita tidak ketularan penyakitnya.
Duduk kita disebelah orang yang dengan cueknya
mengepulkan asap rokok di kantor atau di stopan bus,
kita ketularan penyakitnya.
Nikotin lebih jahat penularannya
ketimbang HIV-AIDS,

Indonesia adalah sorga kultur pengembangbiakan nikotin
paling subur di dunia,
dan kita yang tak langsung menghirup sekali pun asap
tembakau itu,
Bisa ketularan kena,

Di puskesmas pedesaan orang kampung merokok,
di apotik yang antri obat merokok,
di panti pijat tamu-tamu disilahkan merokok,
di ruang tunggu dokter pasien merokok,
dan ada juga dokter-dokter merokok,

Istirahat main tenis orang merokok,
di pinggir lapangan voli orang merokok,
menyandang raket badminton orang merokok,
pemain bola PSSI sembunyi-sembunyi merokok,
panitia pertandingan balap mobil,
pertandingan bulutangkis,
turnamen sepakbola
mengemis-ngemis mencium kaki sponsor perusahaan rokok,

Di kamar kecil 12 meter kubik,
sambil ‘ek-’ek orang goblok merokok,
di dalam lift gedung 15 tingkat
dengan tak acuh orang goblok merokok,
di ruang sidang ber-AC penuh,
dengan cueknya,
pakai dasi,
orang-orang goblok merokok,

Indonesia adalah semacam firdaus-jannatu- na’im
sangat ramah bagi orang perokok,
tapi tempat siksa kubur hidup-hidup
bagi orang yang tak merokok,

Rokok telah menjadi dewa, berhala, tuhan baru,
diam-diam menguasai kita,

Di sebuah ruang sidang ber-AC penuh,
duduk sejumlah ulama terhormat merujuk
kitab kuning dan mempersiapkan sejumlah fatwa.
Mereka ulama ahli hisap.
Haasaba, yuhaasibu, hisaaban.
Bukan ahli hisab ilmu falak,
tapi ahli hisap rokok.
Di antara jari telunjuk dan jari tengah mereka
terselip berhala-berhala kecil,
sembilan senti panjangnya,
putih warnanya,
ke mana-mana dibawa dengan setia,
satu kantong dengan kalung tasbih 99 butirnya,

Mengintip kita dari balik jendela ruang sidang,
tampak kebanyakan mereka
memegang rokok dengan tangan kanan,
cuma sedikit yang memegang dengan tangan kiri.
Inikah gerangan pertanda
yang terbanyak kelompok ashabul yamiin
dan yang sedikit golongan ashabus syimaal?

Asap rokok mereka mengepul-ngepul di ruangan AC penuh
itu.
Mamnu’ut tadkhiin, ya ustadz.
Laa tasyrabud dukhaan, ya ustadz.
Kyai, ini ruangan ber-AC penuh.
Haadzihi al ghurfati malii’atun bi mukayyafi al
hawwa’i.
Kalau tak tahan,
Di luar itu sajalah merokok.
Laa taqtuluu anfusakum.

Min fadhlik, ya ustadz.
25 penyakit ada dalam khamr.
Khamr diharamkan.
15 penyakit ada dalam daging khinzir (babi).
Daging khinzir diharamkan.
4000 zat kimia beracun ada pada sebatang rokok.
Patutnya rokok diapakan?

Tak perlu dijawab sekarang, ya ustadz.
Wa yuharrimu ‘alayhimul khabaaith.
Mohon ini direnungkan tenang-tenang,
karena pada zaman Rasulullah dahulu,
sudah ada alkohol,
sudah ada babi,
tapi belum ada rokok.

Jadi ini PR untuk para ulama.
Tapi jangan karena ustadz ketagihan rokok,
Lantas hukumnya jadi dimakruh-makruhkan,
jangan,

Para ulama ahli hisap itu terkejut mendengar
perbandingan ini.
Banyak yang diam-diam membunuh tuhan-tuhan kecil yang
kepalanya berapi itu,
yaitu ujung rokok mereka.
Kini mereka berfikir.
Biarkan mereka berfikir.
Asap rokok di ruangan ber-AC itu makin pengap,
dan ada yang mulai terbatuk-batuk,

Pada saat sajak ini dibacakan malam hari ini,
sejak tadi pagi sudah 120 orang di Indonesia mati
karena penyakit rokok.
Korban penyakit rokok
lebih dahsyat ketimbang korban kecelakaan lalu lintas,
lebih gawat ketimbang bencana banjir,
gempa bumi dan longsor,
cuma setingkat di bawah korban narkoba,

Pada saat sajak ini dibacakan,
berhala-berhala kecil itu sangat berkuasa di negara
kita,
jutaan jumlahnya,
bersembunyi di dalam kantong baju dan celana,
dibungkus dalam kertas berwarni dan berwarna,
diiklankan dengan indah dan cerdasnya,

Tidak perlu wudhu atau tayammum menyucikan diri,
tidak perlu ruku’ dan sujud untuk taqarrub pada
tuhan-tuhan ini,
karena orang akan khusyuk dan fana
dalam nikmat lewat upacara menyalakan api
dan sesajen asap tuhan-tuhan ini,

Rabbana,
beri kami kekuatan menghadapi berhala-berhala ini.

ctrl+z

Thursday, May 15th, 2008

Pernah ga sengaja menutup tab/jendela website yang sedang kita buka? atau terlanjur menutup tab dan anda ingin membukanya lagi?

Tinggal UNDO aja. Caranya? sama kaya di Ms Office, tinggal pencet ctrl + z. Gampang kan….
Smoga bermanfaat tip ecek-ecek ini.

Sayang, cara ini hanya bisa berlaku di OPERA, tidak untuk IE dan Mozilla….

Membiasakan Diri Tidak Melanggar

Thursday, May 15th, 2008

Memang susah untuk jadi orang yang taat. Bisa dimaklumi kita ini memang bukan malaikat. Tapi bukannya tak mungkin bagi kita untuk selalu berada pada jalur yang benar. Asalkan ada niat nan kuat serta lingkungan yang kondusif.

Niat dari dalam diri memegang peran nomor satu, baru kemudian lingkungan tempat kita bergaul yang mempengaruhi sikap kita. Dua faktor ini harus saling mendukung agar kita istiqomah taat pada norma-norma yang ada, baik norma hukum maupun norma agama.

Lingkungan yang buruk bisa mengikis nilai integritas diri kita. Di saat integritas kita terancam oleh lingkungan yang tidak mendukung, salah satu pilihan yang paling tepat adalah “hijrah”. Hijrah di sini bukan berarti melarikan diri, tapi hasil dari pertimbangan bahwa jika kita tetap pada tempat yang sama maka kita akan terhanyut oleh arus kebobrokan. Jadi selama kita masih misa melawan arus kebobrokan tadi, pilihan pertama yang harus kita ambil adalah bertahan. Pilihan lainnya adalah melawan. Sikap bertahan dapat diartikan sebagai sikap pasif meskipun kita tidak ikut arus. Sedangkan sikap melawan adalah tindakan aktif dalam menentang kebobrokan moral.

Salah satu cara agar kita senantiasa berada di jalur yang benar adalah dengan membiasakan diri tidak melanggar peraturan yang ada, sekecil apapun itu bentuknya meskipun orang lain melakukannya. Misalnya saja kita biasakan diri kita untuk tidak membuang sampah sembarangan atau membiasakan diri untuk selalu taat pada peraturan lalu-lintas meskipun saat itu semua orang melakukannya.

Akan sangat berat bagi kita untuk kembali ke “jalur” jika kita sudah terbiasa keluar jalur. Dan sebaliknya hati kita akan terasa berat untuk melakukan perbuatan yang melanggar norma jika kita tidak pernah melakukannya. Semisal sholat, bagi yang biasa bolong sholatnya mungkin tidak akan berpengaruh jika harus meninggalkan sholat, beda dengan yang selalu menunaikannya, pasti hatinya akan terasa berat jika tidak melaksanakannya meskipun hanya untuk sekali saja.
Contoh yang lain adalah merokok. Ga perlu disampaikan lagi, betapa susahnya menghentikan kebiasaan merokok. Kalau yang penulis alami adalah susahnya untuk tidak merokok di saat teman-teman di sekitar kita sedang asyik merokok. “Angele, puol!” Padahal kalo tidak sedang berkumpul dengan teman-teman, misalnya ketika di kantor atao di kost, saya bisa tahan untuk tidak merokok. Dalam hal ini lingkungan sangat berpengaruh.

Kesimpulannya, buat diri kita kecanduan berbuat baik, dan jangan sampai kita kecanduan hal-hal yang buruk. Satu lagi, bergaullah dengan golongan orang-orang yang istiqomah dalam kebaikan agar kita selalu terjaga.

copast

Wednesday, May 7th, 2008

Buat temen-temen yang masih menganut metode ‘copas’ alias copy-paste dalam mencari data di internet,

khususnya bagi yang internet dan komputernya super lamban, ada satu tip ringan.
Sering kita dibuat ga sabar saat men-download halaman web yang pingin kita ambil teksnya. Akhirnya jalan

copas jadi pilihan.
Nah biar proses copas ini berlangsung cepat ada baiknya kita memakai notepad bukan ms word. Ga

sampai 2 detik teks akan akan ter-copy ke halaman notepad. Sedang jika kita menggunakan ms word,

proses transfer teks seringkali memakan waktu yang agak lama.
Kelemahannya kita tidak bisa mentransfer gambar ke notepad. Kalo memakai ms word kita tinggal klik

kanan gambar trus copy image to clipboard dan paste di ms word.
Boleh dicoba. cmiiw.

Kalo ada metode yang lebih bagus, kasih tahu kita2 ya. Tq
O ya, buat para copaster jangan lupa mengutip sumbernya, baik URL ato linknya maupun identitas penulis teks asli. Biar kagak dicap sebagai plagiat saat kita menggunakan teks yang bersangkutan.

FYI

Wednesday, May 7th, 2008

Berikut ini beberapa akronim yang sering dipakai saat kita berkelana di dunia maya:

FYI : for your information
FAQ : Fraquently Asked Question
japri : jalur pribadi, maksudnya melalui email pribadi (bukan milis) atau melalui telp
CMIIW : correct me if I’m wrong

OOT : Out Of The Topic
IMHO : In My Humble Opinion
HOAX : berita yang ga benar dan sengaja disebarkan

Sempat bingung juga saat pertama bertemu dengan kata-kata di atas. Kalo nemuin kata yang asing, tanya aja paman google. Mudah-mudahan berguna. Ada yang mo nambahin, ato mo koreksi?

Cyber Jalangkung

Wednesday, May 7th, 2008

Mau menguji nyali?
Ato mo mengetes keimanan?
"Permainan" ini bisa dicoba.
Tapi kudu diingat, supaya Anda tak terjerumus kedalam kesyirikan dan aqidah yang melenceng, anggap aja

ini hanya sebuah permainan, bersikaplah biasa saja saat Anda menjumpai hal-hal yang tak terduga.
OK?
Saya ga’ tahu apakah permainan ini sudah banyak dikenal orang. Yang jelas, saya baru mengetahuinya

awal tahun ini.
Permainan macam apakah? ada yang menyebutnya tarot, dukun atau cenayang.
Sedikit gambaran, ini semacam permainan Jalangkung. Kita mengundang jin untuk kita interogasi. Biasanya

Si Jin akan mengaku sebagai arwah seseorang. Bedanya di sini kita mengunakan media cyber-internet dan

tak lagi menggunakan boneka.
Penasaran?
Langsung saja klik www.askjud.com. Begitu masuk ke halaman depan situs tersebut, akan tersedia dua

baris kosong. Petunjukknya bisa dibuka di menu "help". Baris pertama berisi petisi. Ada dua kalimat yang

bisa kita pakai: ‘Jud, please answer:" atau ‘Jud, please answer the following:’
Baris kedua adalah tempat kita bertanya. Asyiknya, di baris ini kita bisa menggunakan segala macam

bahasa. Baik bahasa Inggris maupun Indonesia, bahasa Jawapun si Jin akan mengerti maksud pertanyaaan

kita.
Sebagai catatan, Si Jin hanya bisa menjawab pertanyaan yang jawabannya sudah ada. Bukan pertanyaan

yang sifatnya meramal. Sebagai contoh, kita bisa bertanya berapa orang yang ada di ruangan saat itu juga.

Sedangkan pertanyaan macam siapa jodoh kita, kapan kita akan menikah akan diabaikan oleh si Jin.

Pernah juga Si JUd ditanya siapa yang mencuri sepeda posko STAPALA, jawabnya: "Ga’ tau ah." Si Jud

juga akan memberitahu identitasnya. Coba saja tanya siapa dia dan dimana ia tinggal.

Nah, yang ini juga penting. Tidak setiap orang yang bertanya akan dijawab oleh Si Jud. Biasanya sekali

dijawab maka seterusnya akan dijawab. Di kantor saya hanya ada satu orang perempuan yang bisa

berdialog dengan Si Jud. Di posko Stapala juga ada satu orang, namanya Kadal. Sedangkan temen-temen

posko yang lain tak ada yang bisa meskipun telah dicoba berulang-ulang.

Berani mencoba? Hati-hati saja. Ingat pesan di awal tulisan ini.
Ih ih ih ih ih ih ihhhhhh (Kuntil anak meringis)…….
Auwwwwwwww

———————————–

Eit, tunggu dulu!

Tulisan di atas saya tulis dua hari lalu. Ternyata itu smua hanya tipu2 doang. Hari ini saya dapat info dari teman dan langsung saya confirm ke Paman google. Dan saya segera tahu triknya. Ternyata itu memang benar-benar hanya sebuah permaian tanpa campur tangan alam ghaib. Itu berlaku juga buat situs peteranswer.com.
Untuk lebih jelasnya buka aja

http://dhimaskasep.wordpress.com/2007/12/11/cara-make-peteranswers/

Di sini di ulas cukup jelas.
Met mencoba permainan ini!